Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Memahami Proses Mencari Ilmu dalam Ta'lim Muta'alim


Dewasa ini, yang sedang gencar ditingkatkan dalam dunia pendidikan di Indonesia yaitu pendidikan karakter. Sebagai lembaga pendidikan dasar yang berbasis agama Islam Ahlu Sunnah wal Jama'ah, sudah semestinya lebih mengedepankan pendidikan karakter. Karena dalam agama Islam khususnya, pendidikan karakter bukanlah hal yang bar, bahkan dalam kitab suci Al Qur'an juga banyak terdapat ayat-ayat yang menjelaskan tentang pentingnya penanaman akhlak yang mulia. Baginda Rasulullah Saw pun sudah mencontohkan bagaimana bentuk karakter yang mulia itu melalui sikap keseharian beliau.

Seiring dengan perubahan zaman, agaknya menuntut adanya penanaman kembali nilai-nilai tersebut ke dalam sebuah wadah kegiatan pendidikan di setiap pengajaran. Penanaman nilai-nilai tersebut dimasukkan (embeded) ke dalam rencana pelaksanaan pembelajaran dengan maksud agar dapat tercapai sebuah karakter yang selama ini semakin memudar. Setiap mata palajaran mempunyai nilai-nilai tersendiri yang akan ditanamkan dalam diri anak didik.

Setiap mata palajaran mempunyai nilai-nilai tersendiri yang akan ditanamkan dalam diri anak didik. Hal ini disebabkan oleh adanya keutamaan fokus dari tiap mapel yang tentunya mempunyai karakteristik yang berbeda-beda.

Sebagai contoh, dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, karakter siswa yang diharapkan bisa tercapai antara lain, memiliki rasa ingin tahu, berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif. Mata pelajaran Pendidikan Kewargaan Negara, mengharapkan siswa dapat bersifat Nasionalis, patuh pada aturan sosial, demokratis, jujur, menghargai keragaman, sadar akan hak dan kewajiban diri dan orang lain. Begitu pula mata pelajaran yang lain, juga diharapkan dapat membentuk karakter yang mulia pada setiap diri siswa.

Demi mendukung terwujudnya pendidikan karakter, sedini mungkin dari tingkat pendidikan dasar, sudah mulai diwujudkan pendidikan karakter di setiap mata pelajaran. Seperti misalnya, dalam mata pelajaran IPA, siswa dapat dilatih langsung mengobservasi lapangan, baik itu lingkungan, tumbuh-tumbuhan ataupun hewan. Tidak hanya melulu terpaku pada buku teks pelajaran.

Sistem pendidikan seperti ini pula yang diharapkan bisa terwujud di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif NU Notog. Sehingga dapat tercapai siswa yang berpendidikan dan berkarakter.


Posting Komentar untuk "Memahami Proses Mencari Ilmu dalam Ta'lim Muta'alim"